MAN 3 Agam Salurkan Bantuan Sembako untuk Siswa Terdampak Bencana di Malalak, Sungai Landia, dan Palembayan

Banuhampu — Rasa kepedulian dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MAN 3 Agam Plus Keterampilan. Pada penyaluran tahap pertama, madrasah menyalurkan bantuan sembako kepada para siswa yang berasal dari Malalak, Sungai Landia, dan Palembayan, yang keluarganya terdampak bencana alam yang melanda daerah tersebut beberapa hari lalu.

Meskipun para siswa saat ini menetap di asrama MAN 3 Agam, namun pihak madrasah menyadari bahwa keluarga mereka di kampung ikut merasakan dampak berat, mulai dari kerusakan rumah hingga terputusnya akses jalan yang membuat mereka kesulitan mendapatkan bantuan cepat.

Syukur Alhamdulillah, seluruh keluarga siswa MAN 3 Agam dikonfirmasi selamat, meski beberapa rumah mengalami kerusakan dan kehilangan harta benda. Hingga saat ini, para siswa belum bisa pulang kampung karena akses menuju lokasi bencana masih tertutup material longsor dan belum dapat dilalui kendaraan.

Penyaluran bantuan tahap pertama berlangsung lancar, tertib, dan penuh rasa haru. Bantuan berupa paket sembako diserahkan langsung kepada siswa untuk kemudian dikirimkan kepada keluarga mereka melalui jalur distribusi yang memungkinkan serta relawan di lapangan.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian madrasah agar para siswa tetap tenang mengikuti proses pembelajaran, meskipun keluarga mereka sedang menghadapi masa sulit di kampung halaman.

Kepala MAN 3 Agam Plus Keterampilan, Hj. Yessimakhm, turut hadir dalam proses penyaluran bantuan dan menyampaikan rasa bela sungkawa atas musibah yang terjadi. Beliau menyampaikan bahwa madrasah selalu berkomitmen menjadi rumah kedua bagi siswa bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga hadir ketika mereka membutuhkan dukungan moral maupun material.

“Kami turut merasakan duka mendalam atas bencana yang menimpa keluarga siswa kami. Ini adalah ujian berat, namun kami ingin memastikan bahwa mereka tidak merasa sendirian. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, dan kami berdoa semoga akses menuju kampung segera terbuka serta para keluarga diberikan kekuatan,” ujar beliau dengan haru.

MAN 3 Agam memastikan bahwa penyaluran bantuan tidak hanya berhenti pada tahap pertama ini. Madrasah sedang mengoordinasikan tahap lanjutan, termasuk upaya donasi dari guru, pegawai, serta pihak-pihak yang ingin membantu.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa MAN 3 Agam tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada seluruh peserta didik.

Semoga keluarga besar MAN 3 Agam selalu diberikan ketabahan dan perlindungan, serta daerah terdampak bencana segera pulih seperti sedia kala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *